Whatsapp
Bagi produsen pembersih dan deterjen, APG dan SLES sering dibandingkan karena keduanya memecahkan masalah formulasi yang berbeda. Satu biasanya ditambahkan untuk kelembutan dan kompatibilitas, sementara yang lain digunakan ketika busa dan kekuatan pembersihan masih penting.
Dalam pekerjaan formulasi sebenarnya, keputusannya tidak sesederhana memilih APG atau SLES. Cairan pencuci piring, pembersih permukaan keras, atau deterjen industri mungkin memerlukan busa yang baik, biaya yang terjangkau, viskositas yang stabil, dan potensi iritasi yang lebih rendah pada saat yang bersamaan. Inilah sebabnya mengapa banyak formulator menggunakan APG dan SLES secara bersamaan alih-alih memperlakukan keduanya sebagai dua opsi yang benar-benar terpisah.
Dotachem memasok APG dan SLES untuk pelanggan pembersih, deterjen, dan formulasi industri. Sebelum memilih grade, pembeli biasanya perlu memastikan target aplikasi, bahan aktif, kebutuhan busa, kisaran pH, kemasan dan target biaya.
APGvsSLES: Cara Kerjanya Secara Berbeda dalam Formula
SLES biasanya merupakan bahan yang digunakan oleh para pembuat formula ketika busa, detergensi, dan pengendalian biaya merupakan hal yang penting. APG lebih sering ditambahkan ketika formula yang sama memerlukan kelembutan, pembasahan, kompatibilitas yang lebih baik, atau sistem surfaktan keseluruhan yang lebih lembut.
Dari sudut pandang formulasi, APG merupakan surfaktan nonionik, sedangkan SLES merupakan surfaktan anionik. Perbedaan ini mempengaruhi perilakunya dengan bahan lainnya. APG biasanya dapat bekerja dengan baik dengan surfaktan anionik, nonionik, dan amfoter, sehingga sering digunakan untuk mengatur keseimbangan suatu formula. SLES, sebaliknya, umumnya digunakan sebagai surfaktan utama karena secara langsung membangun busa dan kekuatan pembersihan.
Jadi perbedaannya bukan sekedar “ringan” versus “kuat”. Dalam banyak formula nyata, SLES menyediakan dasar pembersihan, sementara APG membantu membuat sistem lebih mudah untuk diseimbangkan.
Kapan DigunakanAPG, SLES, atau Keduanya
Jika suatu produk dirancang dengan kelembutan, potensi iritasi yang lebih rendah, kemampuan terurai secara hayati, atau posisi pembersihan ramah lingkungan, APG biasanya merupakan surfaktan pertama yang diuji. Hal ini dapat membantu meningkatkan kesan formula secara keseluruhan dan membuat sistem surfaktan tidak terlalu keras, terutama bila digunakan bersama dengan bahan lain.
Jika produk membutuhkan busa yang melimpah, detergensi yang jernih, dan biaya formulasi yang lebih terkendali, SLES masih sangat praktis. Inilah sebabnya mengapa zat ini umum ditemukan pada cairan pencuci piring, deterjen rumah tangga, pembersih permukaan keras, dan banyak produk pembersih.
Bagi banyak pabrikan, jawaban yang paling bisa diterapkan bukanlah APG atau SLES saja, namun sistem gabungan. SLES membantu membangun busa dan kekuatan pembersihan, sementara APG membantu meningkatkan kelembutan, pembasahan, kualitas busa, dan kompatibilitas. Kombinasi ini sering digunakan ketika produk akhir memerlukan kinerja pembersihan dan pengalaman pengguna yang lebih seimbang.
Kesimpulan
Dotachem memasok surfaktan APG dan SLES untuk pelanggan pembersih, deterjen, perawatan pribadi, dan formulasi industri. Untuk produk APG, kami dapat menyediakan grade yang umum digunakan seperti APG 0810, APG 0814, APG 1214, APG 1216, dan spesifikasi Alkyl Polyglucoside lainnya, dengan opsi bahan aktif tipikal sekitar 50%–70% bergantung pada grade dan persyaratan aplikasi. Untuk SLES, Dotachem dapat memasok kualitas umum seperti SLES 70%, SLES 28%, dan SLES 30%, mendukung kebutuhan formulasi berbeda untuk sistem surfaktan pasta, cair, dan encer.
Jika Anda membandingkan APG vs SLES untuk formulasi baru atau yang sudah ada, selamat datangkontakDotachem untuk spesifikasi produk, sampel, kutipan, dan dukungan pengiriman.